A place where you need to follow for what happening in world cup

Relokasi PKL Gersikan Memanas: Pedagang Tolak Pindah ke Pasar Kaza, LSM Garad Protes Kebijakan Camat

16

Surabaya || Gerbang News

 

Ketegangan mewarnai upaya penataan Pedagang Kaki Lima (PKL) di kawasan Gersikan, Kecamatan Tambaksari, Surabaya. Adu argumentasi sempat pecah antara perwakilan pedagang dengan Camat Tambaksari, Aristono, di sebuah toko makanan pada Kamis (23/4/2026) sekitar pukul 10.00 WIB.

 

Ketegangan ini dipicu oleh rencana relokasi besar-besaran yang ditargetkan rampung pada akhir bulan April ini.

 

Langkah penertiban ini diklaim sebagai tindak lanjut dari instruksi Walikota Surabaya. Dalam arahannya, seluruh pedagang pembohong di bahu jalan harus sudah bersih dan terkondisikan guna menjaga estetika kota agar tidak terlihat kumuh.

 

Namun, implementasi di lapangan mendapat perlawanan sengit dari para pedagang yang merasa ruang gerak mereka terbatas tanpa solusi yang menguntungkan.

 

Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Garad yang mendampingi para pedagang menyayangkan sikap otoritas kecamatan. Menurut mereka, pihak kecamatan terkesan memaksakan kehendak meskipun proses dialog belum mencapai titik temu.

 

“Kami sangat kecewa dengan kebijakan Camat Tambaksari. Hasil dengar pendapat (mendengar pendapat) kemarin sebenarnya belum terpenuhi secara utuh, tetapi para PKL sudah dibuat takut dengan tekanan penertiban ini,” ujar perwakilan LSM Garad.

 

Sebagai solusinya, pihak Camat Tambaksari telah melayangkan undangan kepada para PKL untuk mengikuti proses pengundian lapak di Pasar Krampung (Pasar Kaza). Meski begitu, tawaran ini ditolak mentah-mentah oleh warga dan pedagang.

 

Alasan utama persetujuan warga meliputi:

 

Kondisi Pasar Sepi: Pedagang menilai Pasar Kaza memiliki sedikit pengunjung, sehingga mengganggu penghasilan mereka.

 

Proses yang Terburu-buru: Pedagang merasa diintimidasi oleh suatu waktu akhir bulan tanpa adanya jaminan keramaian pembeli di lokasi baru.

 

Hingga berita ini diturunkan, situasi di kawasan Gersikan masih dalam pemantauan. Para pedagang berharap ada kebijakan yang lebih humanis dan tidak sekadar memindahkan mereka ke tempat yang tidak produktif secara ekonomi.(Red)