Hukum Internasional Jawa Timur Mabes Polri Nasional Polrestabes Surabaya Surabaya

Kemenangan Polisi Surabaya vs Narkotika, Dapat Apresiasi Dari Ibu Walikota Tri Rismaharini

Surabaya || Gerbang News

Keberhasilan Polrestabes Surabaya dalam ungkap kasus peredaran Narkoba patut diacungi jempol, tidak henti henti institusi polisi terbesar di kota pahlawan ini berhasil ungkap kasus narkoba, bahkan dengan barang bukti yang tidak sedikit.

Minggu kemarin kembali berhasil lagi, Satresnarkoba Polrestabes Surabaya membongkar pengedaran pil koplo di Surabaya. Ada 7 juta pil koplo yang disita polisi dari 10 tersangka.Atas pengungkapan kasus tersebut, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini memberikan apresiasi kepada polisi.

Risma menyebut polisi telah menyelamatkan masa depan Surabaya, sebagai Walikota surabaya dan dikenal dengan sebutan ibunya anak surabaya mengucapkan “Terima kasih yang sebesar-sebesarnya kepada Pak Kapolrestabes dan jajarannya atas tertangkapnya bandar pil koplo yang sebetulnya diarahkan untuk para pelajar dan anak-anak.

Risma juga sangat berharap pada jajaran Polrestabes Surabaya tidak henti-hentinya memberantas kejahatan di Surabaya Khususnya yang merusak generasi penerus bangsa, dan mudah-mudahan polrestabes bersama jajarannya tidak lelah. Terus berusaha untuk mempertahankan generasi muda kita,” ucap Risma dengan raut wajah bersyukur”.

Terima kasih sekali, polrestabes bersama jajarannya yang telah menyelamatkan generasi masa depan bangsa ini,” kata Risma kepada wartawan di kediamannya di Jalan Sedap Malam, Selasa (17/3/2020).

terkait peredaran pil double L di kalangan pelajar, Polisi surabaya dalam hal ini Satresnarkoba Polrestabes Surabaya menangkap 10 tersangka dalam kasus pengedaran pil koplo.

Dari tangan mereka, polisi mengamankan tujuh juta pil koplo, Para tersangka yakni Virgiawan (26) sebagai bandar, Fandi (28), Budiyono (44), Hendry (30) dan Christin (59). Kemudian Johanis (39), Akhmad Syaiful (24), Gugik (31), M Nur (25) dan Diki (24) Mereka ditangkap di tiga lokasi yang berbeda. Yaitu Surabaya, Kediri dan Blora, Jawa Tengah pada Februari lalu.

Kapolrestabes Surabaya Kombes Sandi Nugroho mengatakan, pengungkapan peredaran pil koplo jenis double L ini berdasarkan laporan dan pengembangan dari tangkapan sebelumnya.

Semoga Polrestabes Surabaya bersama Jajarannya selalu berhasil mengungkap atau menangkap segala bentuk penyalahgunaan narkoba, dan menyelamatkan putra putri bangsa indonesia dari bahaya narkoba.(Ali)

Slider

 
 
 

Categories