A place where you need to follow for what happening in world cup

Harga Beras di Sejumlah Wilayah Jawa Timur Mulai Menurun

206

Surabaya, Jawa Timur || Gerbang News

Harga beras di sejumlah wilayah di Jawa Timur mulai berangsur turun pada beberapa pekan terakhir.

Penurunan harga beras tersebut berlaku pada beras jenis premium dan medium.

Diprediksi harga beras tersebut akan terus semakin turun beriring dengan masuknya musim panen.

Rata-rata penurunan harga beras tersebut berkisar dari Rp. 500 hingga Rp. 1.500 perkilogramnya. Penurunan itu berlangsung sedikit demi sedikit dalam sepekan terakhir.

Sebelumnya harga beras premium di pasaran atau kios-kios mencapai Rp. 17.000 perkilogram.

Sementara beras medium mencapai Rp. 15.000 perkilogramnya. Harga pun berbeda-beda setiap tempatnya.

Seperti di wilayah Kabupaten Tulungagung, Kabupaten Probolinggo, Kota Blitar, misalnya. Di beberapa wilayah kabupaten tersebut harga beras mulai menurun.

Berdasarkan data yang dirilis dalam kanal website resmi Pasar Simadu Kabupaten Probolinggo, harga beras premium di sejumlah pasar cukup bervariasi, dari harga Rp. 12.500 hingga Rp. 16.000 perkilogram.

Sementara harga beras medium berkisar harga dari Rp. 10.900 hingga Rp. 14.000 perkilogram.

“Memang berbeda-beda setiap tempat. Tapi sudah banyak yang turun. Di tempat saya juga sudah turun harganya,” ungkap Prabowo, pemilik selep beras di Kecamatan Maron, Sabtu (24/02/2024).

Kata dia, turunnya harga beras tersebut lantaran memasuki musim panen padi.

Beberapa wilayah saat ini sudah mulai panen. Dia memprediksi, harga itu akan terus mengalami penurunan ke depannya.

“Mungkin karena sudah mulai masuk musim panen. Sehingga harga beras mulai turun. Saya yakin harga itu akan terus turun ke depannya. Jadi masyarakat tidak peru resah,” jelasnya.

Astutik, salah satu pemilik kios di wilayah Kraksaan mengaku, harga beras memang sudah mulai turun di pasaran.

Penurunan tersebut berlangsung sejak beberapa pekan terakhir. Turunnya berkisar Rp. 200 hingga Rp. 500 setiap pekannya.

Hingga saat ini penurunan harga beras sudah lumayan murah.

“Iya, beras sudah mulai turun. Dari distributor juga sudah mulai turun. Kalau stok di kios saya masih cukup banyak. Harganya juga sudah lebih murah dari sebelumnya,” kata dia.

Sementara itu, harga bahan pokok komoditi beras di Tulungagung juga mulai landai.

Dari harga beras medium sebelumnya yang mencapai Rp. 15 ribu per kilogram, kini harga beras medium jadi Rp. 14 ribu per kilogram.

Pedagang Bahan Pokok di Pasar Wage, Sriati mengatakan, bahwa harga bahan pokok komoditi beras mulai menunjukkan penurunan di Pasar Wage Tulungagung.

“Sekarang harganya sudah mulai menurun menjadi Rp 14 ribu perkilo, itu jenis melon yang paling rendah,” jelas Sriati.

Sedangkan untuk beras premium dibandrol dengan harga Rp. 15 ribu per kilogramnya.

Beras premium tersebut meliputi jenis Koi, Rojolele, Setra Wangi dan Sumo.

( Syam )