A place where you need to follow for what happening in world cup

Rumah Sakit Lapangan Pemprov Jatim di Puslitbang Humanior Siap Digunakan Pasien Covid-19

158

Dinas Kominfo Jatim || Gerbang News

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa langsung meninjau persiapan fasilitas rumah sakit darurat Pemprov Jatim untuk penanganan pasien Covid-19 di gedung Puslitbang Humaniora Kementerian Kesehatan (Kemenkes) yang berada di Kota Surabaya, Jumat (22/05/2020).

Dalam pantauan di lapangan, Gubernur Khofifah yang didampingi oleh dr. Joni, Kepala Pelaksana BPBD Jatim Suban, Kepala Perumahan Rakyat Kawasan Permukiman dan Cipta Karya (PRKPCK) Ir Baju Trihaksoro, langsung melihat dua ruang tenda yang didirikan di halaman Puslitbang Kemenkes yang didalamnya terdapat 36 bed untuk pasien Covid-19.

“Alhamdulillah, untuk persiapan fasilitas kamar bagi pasien Covid-19 sudah bagus dan siap digunakan. Untuk daya tampung rumah sakit ini sudah disediakan ada 500 bed, baik bagi Pasien Dalam Pengawasan (PDP) hingga Orang Dalam Pantau (ODP),” ujar Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa usai meninjau lokasi rumah sakit darurat.

Dikatakannya, saat ini dinamikan penyebaran dan peningkatan pasien Covid-19 di Jatim luar biasa. Mengingat saat ini kabupaten/kota telah memasuki zona merah, sehingga Kabupaten/kota harus meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan yang berlipat ganda.

Lebih lanjut dijelaskan Khofifah, bahwa Pemprov juga telah menyiapkan rumah sakit bagi pasien Covid-19 di gedung baru Rumah Sakit Menur pada pertengahan maret lalu. Saat ini, rumah sakit Covid-19 di Rumah sakit Menur juga telah penuh pasien Covid-19. Begitu juga di Rumah Sakit dr. Soetomo saat ini untuk pasien Covid-19 terus bertambah.

“Kami ingin Pasien Covid-19 dengan kondisi perlu penanganan berat, maka dilakukan di rumah Sakit dr. Soetomo. Kemudian Pasien Covid-19 yang ringan hingga sedang dilakukan atau ditangani di rumah Sakit Lapangan di gedung Puslitbang Humaniora Kementerian Kesehatan (Kemenkes), sehingga daya tampung Rumah sakit rujukan di Jatim dapat tertata dengan baik dan bagus,” paparnya.

Gubernur Khofifah juga menyampaikan kepada kabupaten/kota juga berbuat hal yang sama, dengan menyiapkan tempat rumah sakit rujukan di daerahnya bagi pasien Covid-19. Dengan begitu, penanganan pertama korban Covid-19 bisa tertolong dengan cepat dan tepat.

“Seberapa pun persiapan yang telah disiapkan oleh pemerintah untuk penanganan Covid-19 ini tanpa diikuti kedisiplinan oleh masyarakat secara konsisten, maka itu semua tidak ada artinya. Oleh Karena itu, pihaknya meminta kepada semua masyarakat di Jatim, tolong patuhi dan jaga protokol kesehatan yang telah ditetapkan pemerintah. Seperti keluar rumah harus menggunakan masker, kemudian physical distancing, jaga jarak, hindari kerumunan dan melakukan pola hidup sehat,” pintanya.

Sementara itu, Ketua Rumpun Kuratif Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Jawa Timur Joni Wahyuha mengatakan, di rumah sakit ini dapat menampung sampai 500 pasien. Namun, yang baru dapat digunakan sementara 36 yang ada di RS tenda.

Ia menyampaikan, RS ini hanya untuk menampung Orang Tanpa Gejala (OTG) atau pasien Covid-19 dengan gejala ringan dan sedang. Hal ini dilakukan untuk mengurangi beban RS rujukan yang saat ini jumlahnya sudah melebihi kapasitas.

“Covid sesuatu masalah yang komplek, maka kita pisahkan OTG, kemudian gejala ringan dan sedang kita rawat disini. Kenapa kita rawat? Karena isolasi di rumah tidak memenuhi syarat. Kalau rumah kecil dan anggota keluarga banyak, ya menyebar,” ungkapnya.

Untuk mengurangi rasa bosan pasien, Joni menyampaikan, disiapkan tenda khusus untuk santai dan berolahraga serta ada tenda untuk kafe. Tak hanya itu, ada pula tempat cuci pakaian bila ingin mencuci.
Meski bernama RS darurat, Joni tetap menambahkan fasilitas kamar ICU untuk menghadapi kondisi gawat. Ada empat kamar dengan dilengkapi ventilator. “Karena Covid-19 ini gak bisa diprediksi. Kondisi bagus-bagus, tiba-tiba sesak, kita rawat di ICU,” ungkapnya.

Dr Joni pria yang juga Direktur RSU dr Soetomo itu memastikan, bahwa besok (Sabtu – red) rumah Sakit lapangan pemprov Jatim di gedung Puslitbang Humaniora Kementerian Kesehatan (Kemenkes) sudah dapat menerima pasien. ( Syam )