Polda Jatim || Gerbang News
Website Kampungtangguh.com yang digagas oleh Kapolres Jember AKBP Aris Supriyono bersama tim IT saat berbincang santai melalui Voice Over Internet Protokol (VOIP) mendapat apresiasi dari Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko.
Menurut Truno dengan adanya website kampungtangguh.com akan mempermudah masyarakat maupun pemerintah dalam menganalisa penyebaran covid-19 sehingga dapat segera mungkin dicarikan solusinya.
“Dengan adanya website kampungtangguh.com nantinya proses input data menjadi database akan mempermudah analisis sehingga bisa dilakukan respons serta evaluasi,” kata Truno, Sabtu (6/6).
Menurut Truno, konsep kampung tangguh nantinya juga akan dikembangkan dengan informasi seputar pembentukan Industri Tangguh, Perkantoran Tangguh, Pasar Tangguh, Wisata Tangguh, dalam persiapan menuju new normal. Informasi itu nantinya juga bisa diakses masyarakat maupun pemerintah melalui website kampungtangguh.com.
“Konsep Kampung Tangguh ini nanti akan dikembangkan dengan basisnya adalah Problem Oriented Policing maka akan dinamis berkembang. Minggu depan rencananya juga akan dikembangkan ke Industri Tangguh, Pasar Tangguh, perkantoran Tangguh, dalam masa transisi persiapan New Normal, kembali lagi edukasi terpenting dan sosialisasi (preemtif) kepada Individu, dan Disiplin kuncinya sebagai Vaksin Covid-19.
Penegakan hukum humanis dan solutif nantinya informasi tersebut bisa diunggah melalui website kampungtangguh.com,” ungkap Truno.
Sementara itu M. Khoirul Amin selaku tim IT website kampungtangguh.com mengatakan jika dalam website tersebut nantinya tidak hanya berisi seputar kegiatan Polri dalam membantu penanganan covid-19.
“Untuk isi berita tidak hanya seputar berita kegiatan Polri yang membantu dalam penanganan wabah Covid-19 saja, tapi juga akan berisi berita tentang kisah nyata terkait pasien covid-19 yang sembuh, agar nantinya bisa menjadi motivasi dan edukasi, secara nasionalis dan agamis,” kata Khoirul Amin.
Website kampungtangguh.com juga akan berisi konten berita seputar tips kesehatan agar masyarakat dapat secara mandiri mengaplikasikan dirumah.
“Nantinya juga ada tips kesehatan dalam website kampungtangguh.com. Karena tujuan saya bersama Kapolres Jember membuat website ini sebagai portal edukasi, kontra narasi, dan viralisasi, terkait kegiatan kampung tangguh di Jatim,” jelasnya.
Ditambahkan Amin, dalam indeks Google kampung tangguh di pelosok Jatim mencapai sekitar 636 kampung tangguh, sementara relevansi indeks berdasarkan pencarian yang muncul itu itu saja sehingga informasi terkait 636 kampung tangguh kurang dibaca masyarakat.
“Berdasarkan indeks google terkait kampung tangguh di Jatim ini sudah ada sekitar 636 kampung tangguh. Namun, karena tidak terorganisir dalam sebuah Website keberadaan 636 kampung tangguh ini tidak diketahui masyarakat, ini merupakan salah satu fakor adanya website dengan nama Kampungtangguh.com,” pungkas Amin.(Ali)