A place where you need to follow for what happening in world cup

Gubernur Jatim Tinjau Kampung Tangguh Kedung Baruk Surabaya

193

Dinas Kominfo Jatim || Gerbang News

Gubenur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Kapolda Jatim Irjen Pol Fadil Imran dan Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Widodo mengunjungi Kampung Tangguh di Kedung Baruk, Kecamatan Rungkut, Surabaya, Selasa (19/05/2020) malam.

Peninjauan kampung ini, menurut Gubernur, untuk melihat penerapan protokol kesehatan warga di kawasan berisiko tinggi. Mengingat dilokasi ini bukan hanya ada Orang Tanpa Gejala (OTG), tetapi masuk kategori reaktif.

“Di kawasan ini ada 115 orang yang hasil rapid testnya reaktif, dan ada 21 orang yang diisolasi. Karena itu, test swap harus segera dilakukan,” tegas Gubernur.

Untuk saat ini, tambah Gubernur, isolasi dinomor duakan, yang utama adalah perawatan di rumah sakit. “Kami telah menyiapkan rumah sakit darurat. Jika hasil swap warga klaster sampoerna ini positif, maka akan dirawat di rumah sakit darurat,” jelasnya.

Agar warga Kedung Baruk terbantu, Gugus Tugas Covid-19 Jatim mengirimkan bantuan telur 200 kilo, beras 1 ton, 1000 masker, vitamin dan 200 dus mie instan.

Sementara itu, Kapolda Jatim Irjen Pol Fadil Imran menyampaikan, bahwa di seluruh Surabaya nantinya akan dibuat 107 kampung tangguh. “Bersama Kodam, kita akan buat kampung tangguh di seluruh Jawa Timur. Jadi, jika ada pasien positif dan PDP Covid-19, maka akan kita buat kampung tangguh disana,” ungkapnya.

Menurut Kapolda, pembentukan kampung ini untuk menggerakkan warga agar membuat gugus tugas ditingkat desa. Sehingga bisa melakukan penanganan penularannya, dan ada yang menangani dampak sosialnya.

Sementara protokol kesehatan yang diterapkan di Kampung Tangguh Kedung Baruk tersebut, yakni pemeriksaan suhu tubuh dan penyemprotan disinfektan di akses keluar/masuk kampung.

Selain itu, penyekatan di akses keluar/masuk kampung dengan sistem buku mutasi. Dan pemasangan infrastruktur cuci tangan di depan setiap rumah. ( Syam )