A place where you need to follow for what happening in world cup

Di Jawa Timur, BOR Isolasi Rumah Sakit Darurat Turun Hingga 54 Persen

0 3

Dinas Kominfo Jatim || Gerbang News

Berdasarkan data Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Jawa Timur periode 29 Juli 2021 menyebutkan, data terakhir bed occupancy rate (BOR) isolasi biasa sudah turun di angka 72 persen. Namun untuk BOR ICU masih flat di angka 80 persen, sedangkan untuk BOR di isolasi terpusat atau RS darurat sudah turun sampai 54 persen.

Angka tersebut menunjukkan ada kenaikan BOR Covid-19 di RS Rujukan, namun BOR di RS Darurat COVID-19 dan Rumah Observasi justru mengalami penurunan. Hal tersebut menunjukkan perkembangan kasus saat ini lebih banyak mengarah ke pasien kritis/berat.

Oleh karena itu, di beberapa kesempatan, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan, bahwa pasien Covid-19 yang memiliki komoribid agar menjalani perawatan pada pusat isolasi atau RS darurat.

Saat ini, Jawa Timur masih terus berupaya untuk menurunkan BOR Covid-19. Sebab, meski angkanya melandai, namun persentase BOR masih di angka lebih dari 60 persen. Apalagi saat ini tidak sedikit wilayah Jatim yang masih masuk kategori zona merah.

Gubernur Khofifah terus mengingatkan masyarakat agar tetap waspada, karena pelandaian ini bukan berarti Covid-19 telah selesai. “Tetaplah waspada, tetap melakukan mitigasi dengan seksama,” tuturnya.

Sementara di hari Jumat (30/07/2021), terdapat tambahan kasus baru sebanyak 5.210 di Jatim. Penambahan itu antara lain dari Surabaya sebanyak 989, Kabupaten Gresik sebanyak 286, Kabupaten Sidoarjo sebanyak 285, Kabupaten Malang 265, Kota Malang 234, Kabupaten Kediiri bertambah 208, Kabupaten Magetan bertambah 182, Kabupaten Nganjuk sebanyak 180, Kabupaten Jombang sebanyak 174, Kabupaten Situbondo bertambah 160, dan Kabupaten Jember sebanyak 150.

Untuk wilayah zona merah atau berisiko tinggi penyebaran kasus, berdasarkan data Satgas Covid-19 Jawa Timur, saat ini tercatat sebanyak 34 kabupaten/kota. Yaitu, Ponorogo, Kediri, Kota Batu, Madiun, Malang, Mojokerto, Sidoarjo, Banyuwangi, Kota Kediri, Lumajang, Situbondo, Bojonegoro, Bangkalan, Kota Madiun, Jember, Magetan, Nganjuk, Probolinggo, Kota Surabaya, Trenggalek, Jombang, Blitar, Gresik, Pacitan, Kota Mojokerto, Kota Pasuruan, Tulungagung, Pasuruan, Kota Malang, Lamongan, Bondowoso, Kota Probolinggo, Kota Blitar, Sampang.

Sedangkan untuk zona orange terdapat 4 kabupaten, yakni Kabupaten Sumenep, Pamekasan, Tuban dan Ngawi. ( Syam )

Leave A Reply

Your email address will not be published.