A place where you need to follow for what happening in world cup

Besok, BPBD Edarkan Jadwal Rapid Test OPD Jatim

306

Dinas Kominfo Jatim || Gerbang News

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur (Jatim) besok akan mengedarkan jadwal rapit test (metode skrining awal mendeteksi antibodi) untuk Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemprov Jatim.

“Besok jadwal rapid test akan diedarkan ke seluruh OPD, BPBD yang akan mengaturnya,” ucap Sekdaprov Jatim Heru Tjahjono saat Rapat Pencegahan dan Penanggulangan COVID-19 bagi ASN di Lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui vitcom, Rabu (17/06/2020).

Dikatakan Sekdaprov, rapid test ini penting dilakukan agar penyebaran Covid-19 di lingkungan OPD bisa dicegah. Jika hasil rapid testnya reaktif, lanjut Sekdaprov, bisa isolasi mandiri di rumah atau di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Jatim selama 14 hari.

Sekdaprov minta agar ruang untuk isolasi di BPSDM disiapkan senyaman mungkin, sehingga ASN yang tinggal tidak jenuh. “Kalau bisa disiapkan musik supaya tidak jenuh,” katanya.

“Dari 303 tempat yang tersedia di BPSDM, saat ini terpakai 80. Disana ODP akan dijaga kondisinya dengan asupan makanan bergizi dan vitamin dengan ruang yang bersih serta lingkungan sehat,” imbuhnya.

Dengan mengikuti rapit test, maka Aparatur Sipil Negara (ASN) bisa mengetahui kondidi tubuhnya, dan yang lebih penting tidak membawa virus ke lingkungan kerja dan rumah. “Kita harus melindungi keluarga kita, terutama yang punya balita dan manula. Mereka rawan tertular,” jelasnya.

Untuk mendukung rapit test di lingkungan OPD, nantinya Pemprov Jatim akan menyiapkan mobil laboratorium Polymerase Chain Reaction (PCR) yang dapat melayani hingga 500 orang. “Dalam 40 menit hasil rapit test bisa diketahui BPBD bersama RSUD dr Soetomo akan membantu pelaksanaannya,” tuturnya.

Dalam rapat virtual itu, Sekdaprov juga ingin mengetahui kesiapan OPD menuju new normal seperti bagaimana mekanime kerja, tata ruang, dan kesiapan peralatann diantaranya thermo gun, disinfektan, dan hand sanitizer. “Kantor juga harus menyiapkan protokol kesehatan ketat. Setiap ruang harus disemprot disinfektan, termasuk keset di setiap pintu masuk,” ucapnya.

Rapat virtual yang berlangsung 54 menit ini diikuti seluruh OPD di lingkungan Pemprov Jatim diantaranya, Dinas Koperasi, Dinas Ketenagakerjaan, Dispora, BPSDM, Rumah Sakit Haji, Dinas Peternakan, Dinsos, Dishub, PU Bina Marga, Dinas Pendidikan, RSJ Menur, dan RSU dr Soetomo. ( Syam )