GerbangNews

Alternative flash content

To view this Flash you need Javascript on your browser and updated version of flash player.

Saat ini ada di: Teras Depan Kisahnesia Kesurupan Usai Demo

Kesurupan Usai Demo

E-mail Print PDF
User Rating: / 0
PoorBest 

27-03 DIN-MJK DEMO KESURUPANMOJOKERTO | Ratusan kader PDIP Kota Mojokerto menggelar aksi unjuk rasa menolak kenaikan BBM 1 April mendatang. Dalam unjuk rasa tersebut, Wali Kota dan Ketua DPRD Kota Mojokerto ikut berorasi dan menandatangi pernyataan untuk menolak kenaikan bahan bakar minyak.

Sementara di depan gedung DPRD Kabupaten Mojokerto dua pemain kesenian bantengan mengalami kesurupan, meski unjuk rasa telah selesai. Bahkan menjadi tontonan warga sekitar.

Aksi dilakukan dengan longamarch dari Kantor DPC PDIP Kota Mojokerto di jalan Tropodo menuju depan Pemkot Mojokerto. Dengan membawa spanduk dan poster, ratusan kader PDIP ini menggelar orasi di depan Pemkot Mojokerto. Dalam orasinya, kenaikan BBM hanya akan membebani rakyat kecil.

Saat melakuka orasi, tiba-tiba Walikota Mojokerto dan Ketua DPRD Kota Mojokerto ikut berunjuk rasa. Sama dengan ratusan massa, Wali Kota dan Ketua DPRD Kota Mojokerto berorasi menolak kenaikan BBM. Tak hanya berorasi, Walikota juga menandatangani peranyataan menolak kenaikan BBM yang disodorkan oleh perwakilan pengunjuk rasa.

Wali Kota Mojokerto, Abdul Gani Suhartono mengatakan, sikap pernyataan menolak kenaikan BBM merupakan pernyataan resmi dari Pemkot Mojokerto. Ia berasalan, penolakan ini dilakukan untuk menjaga agar suasana menjadi kondusif.

Sementara itu, dua pengunjuk rasa yang juga pemain Kesenian Bantengan kesurupan usai mengisi Kesenian Bantengan dalam unjuk rasa menolak kenaikan BBM di halaman Pemkab Mojokerto yang digelar DPC PDIP Kabupaten Mojokerto.

Padahal saat itu, unjuk rasa telah usai dan ratusan massa sudah membubarkan diri. Namun ternyata ada dua pemain bantengan yang kesurupan secara bergantian. Meski pemain lainya mencoba untuk menyembuhkan, justru pemain yang lain ikut kesurupan.

Aksi kesurupan dua pemain Kesenian Bantengan ini menjadi tontonan warga dan pengendara jalan yang kebetulan lewat. Setelah dilakukan pengobatan selama dua jam, dua pemain dapat disembuhkan dan langsung dibawa pulang.|din

 

Add comment


Security code
Refresh