Cabuli Siswi SMP, Seorang Mahasiswa Diamankan Unit PPA Satreskrim Polrestabes Surabaya

By M. Ismail 10 Sep 2019, 17:06:20 WIB Polri
Cabuli Siswi SMP, Seorang Mahasiswa Diamankan Unit PPA Satreskrim Polrestabes Surabaya

Keterangan Gambar : Pelaku saat digelandang oleh PS kaur Subbag Humas Polrestabes Surabaya Ipda Mk. Umam


Surabaya || Gerbang News

 

Perlakuan cabul dapat terjadi dimana dan kapan. Seperti halnya hasil ungkap Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polrestabes Surabaya yang telah dirilis pada hari Senin (09/09/2019) kemarin.

 

Dibawah pimpinan AKP Ruth Yeni, petugas Kepolisian Resort Kota Besar Surabaya berhasil mengamankan pelaku cabul terhadap siswa sekolah menengah pertama (SMP), yang tidak lain adalah siswanya sendiri.

 

Mahasiswa semester tujuh jurusan Ilmu Sosial di salah satu Perguruan Tinggi Negeri di Surabaya ini, harus berususan hukum, setelah dilaporkan oleh orang tua korban.

 

Pelaku diketahui berinisial LA (23 tahun), asal Sedati Sidoarjo. Ia tega menyetubuhi korbannya sebanyak tiga kali, pada akhir Agustus lalu, di sebuah penginapan dikawasan Jalan Gunung Sari, Wonokromo, Surabaya.

 

AKP Ruth Yeni yang saat itu didampingi PS kaur Subbag Humas Polrestabes Surabaya Ipda Mk. Umam menyampaikan, pelaku diamankan petugas pada hari Minggu (25/08/2019) lalu, usai mendapat laporan dari orang tua korban.

 

"Kami amankan pelaku ini dirumahnya. Awalnya, pelaku sempat membantah. Tapi setelah kami tunjukkan bukti-bukti, akhirnya mengaku," ujar Kanit PPA Polrestabes Surabaya kepada awak media.

 

Ia menambahkan, persetubuhan itu terjadi bermula dari perkenalan pelaku dengan korban saat masa PLP (Pengenalan Lingkungan Persekolahan) di sekolah korban. Mereka kemudian berkomunikasi secara intens melalui aplikasi WhatsApp.

 

"Dari situlah, keduanya sering bertemu, dan hingga akhirnya jadian atau pacaran, serta kerap membantu orang tua korban jualan di warung," jelasnya.

 

"Korban waktu itu dijanjikan akan dinikahi. Tapi ternyata, itu hanya modus pelaku agar korban mau melayaninya," pungkas AKP Ruth Yeni.

 

Pelaku akan dijerat Pasal 81 UU RI No. 35 tahun 2014 tentang perubahan atas UU RI No. 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak. ( Ismail / Humas )




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Loading....



Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat

Siapakah Presiden & Wakil Presiden 2019 - 2024?
  Joko Widodo dan Ma'ruf Amin
  Probowo dan Sandiaga Uno

Komentar Terakhir

Video Terbaru

View All Video