Sidang Ketiga Kasus Penipuan Bermodus Investasi Berjalan Kilat

By Team Gerbang 21 Sep 2017, 07:03:17 WIBPengadilan Negeri Surabaya

Sidang Ketiga Kasus Penipuan Bermodus Investasi Berjalan Kilat

Surabaya - Gerbangnews.com

Dalam Sidang yang ketiga kalinya tentang Kasus Penipuan Investasi Bodong dengan terdakwa, Putri Duwitasari dengan agenda menghadirkan saksi, Yakni Rulan Andini yang dihadirkan oleh terdakwa untuk meringankan tuntutan Jaksa Penuntut Umum berjalan dengan sangat singkat, Rabu (20/09/2017).

Persidangan yang dipimpin Ketua Majelis Hakim Jihad Arkanuddin, Saksi Rulan menjelaskan awal mula tentang Kasus yang menimpa Terdakwa kepada Majlis Hakim bahwa dirinya mengenal terdakwa sejak lima tahun yang lalu. “ Saat itu dirinya dan terdakwa sama - sama menjadi SPG (sales promotion girl), ” Katanya.

Saat ditanya Hakim, Apakah kaitannya dengan terdakwa? Rulan mengatakan saat itu terdakwa minta tolong padanya untuk meminjam uang kepada Novita. “ Saya memang kenal dengan Novita sejak tahun 2004, Dia teman arisan saya dan saya pernah hutang sama Novita dengan bunga yang sangat besar sekitar dua tahun yang lalu. Terdakwa minta tolong sama saya untuk hutang kepada Novita, Hutang yang pertama dan kedua memang pakai nama saya. Hutang awal sekitar Rp 10 juta, Kemudian terdakwa pinjam lagi Rp 15 juta. Setelah itu saya sudah tidak tahu lagi, ” Jelas Saksi dalam persidangan.

Namun saat Hakim menanyakan kepada Saksi, Apakah Saksi tau tentang Kasus yang di alami terdakwa bahwa terdakwa telah melakukan Penipuan Investasi dengan menggunakan nama Perusahaan Travel milik temannya? Saksi menjawab Tidak Tau apa - apa tentang Investasi itu, Lalu Hakim menutup persidangan seraya mengatakan sidang dilanjutkan Rabu (28/09/2017) dengan agenda tuntutan dari Jaksa Penuntut Umum.

Usai persidangan, Saksi Rulan saat di wawancara oleh awak media mengatakan terdakwa adalah sahabatnya saat masih menjadi SPG di sebuah Operator Selular. “ Saat itu memang terdakwa minta tolong sama saya untuk dipinjamkan uang Rp 10 juta, Satu bulan bunganya satu juta. Terdakwa sanggup membayar, Kemudian terdakwa pinjam lagi Rp 15 juta. Katanya untuk beliin motor anaknya, Dan terdakwa mampu membayar hutang itu. Setelah itu saya tidak tahu lagi terdakwa hutang lagi dengan Novita, Karena sudah tidak melalui saya lagi, ” Ungkapnya.

“ Jadi yang benar terdakwa kenal dengan Novita itu melalui saya, Bukan secara Online seperti yang diberitakan sebelumnya. Setahu saya memang terdakwa pernah menawarkan Bisnis Travel dan Ice Tea Singapore, Kalau pengadaan barang ibu - ibu Bhayangkara saya rasa tidak ada, ” Ujar ibu muda kepada awak media. ( Basori )

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Online Support (Chat)

Gerbang News

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Instagram, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat

Berita Apa Yang Anda Sukai?
  Korupsi
  Kriminal

Komentar Terakhir

  • Harga Speaker Aktif Simbadda

    Harga Speaker Aktif Simbadda ...

    View Article
  • Harga Speaker Murah Bass Mantap

    Harga Speaker Murah Bass Mantap ...

    View Article
  • Harga Speaker Aktif Niko Slank

    Harga Speaker Aktif Niko Slank ...

    View Article
  • Harga Speaker ACR 15

    Harga Speaker ACR 15 ...

    View Article