Seni Mempermalukan Koruptor

By Team Gerbang 04 Mei 2016, 10:36:36 WIBKPK

Seni Mempermalukan Koruptor

Gerbangnews.com

         Segala cara sepertinya sudah dilakukan, tidak hanya untuk mencegah dan memberantas Korupsi tetapi juga untuk mempermalukan si koruptor itu sendiri. Ironinya, setiap tersangka kasus korupsi yang keluar dari Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dengan rompi orange seolah tak punya malu. Sambil tersenyum dan melambaikan tangan kepada awak media, lalu masuk ke dalam mobil tahanan.

         Begitulah ungkapan kegeraman Gerakan Anti Korupsi (GAK) yang lantas menggandeng sejumlah kelompok seniman untuk mempermalukan koruptor melalui seni lukis. Ada Sanggar Lukis Gelanggang Remaja Jakarta Selatan (GARAJAS), kelompok Dapur Cisauk, kelompok Karikatur dan Kartunis, kelompok Mural dan Grafiti Indonesia Street Art Database (ISAD), ddan kelompok Fotografer dari Asosiasi Fotografer Indonesia (AFI), Turut hadir seniman mural asal Amerikat Sonic Bad. Mereka membuat kartun bersama dikain putih sepanjang 15 meter yang Menyindir, Mengkritik, dan Menghinakan Koruptor.

         "Melalui aksi ini kami melecehkan, bahkan menghina para koruptor di negeri ini" tutur Ketua Gerakan Anti Korupsi (GAK) Ruddy Johanes, di sela-sela kegiatan pada jum'at (22/04) lalu.

         Menurut Ruddy, aksi bertemakan "Adab Kotor Seekor Koruptor" bertujuan untuk memvisualisasikan tentang kondisi korupsi di Indonesia. Aksi tersebut diharapkan mampu menggerakkan masyarakat agar turut berkontribusi dalam pemberantasan korupsi.

         "GAK mendukung sepenuhnya upaya KPK dalam mengusut berbagai kasus korupsi, kali ini kita memberikan kesempatan pada seniman untuk mengekspresikan dan bagaimana menyindir koruptor dengan karyanya" tutur Ruddy.

         Salah satu seniman bernama Panggung Non-O, menggambar seekor tikus mengenakan dasi dan berjas rapi. Si tikus tampak berlari membawa segepok uang, dibelakangnya ada rakyat miskin yang tengah menangis, seolah-olah telah di Dzolimi oleh si tikus.

         Begitulah pesan yang tercipta dari para seniman. Perkawinan silang antara Realitas yang tak diharapkan dengan sisi Idealisme seniman yang murni, memuntahkan pesan Satir yang menggugat realitas itu sendiri.

         Bagi para seniman, aksi ini merupakan bagian dari upaya memberi dukungan moril bagi KPK. Pelaksana Harian Kepala Biro Humas Yuyuk Andriati Iskak mengapresiasi segala bentuk dukungan dari masyarakat.

         "Aksi dukungan seperti ini, memberi energi tersendiri bagi KPK dalam menjalankan tugas pemberantasan korupsi. Kami mengapresiasi bahwa masyarakat dari kalangan seniman menunjukkan keberpihakan yang tulus bagi Perjuangan KPK melawan korupsi" katanya.

         Selain aksi seni mural di sisi kanan gedung, juga terdapat mini konser yang menampilkan pembaca puisi, aksi pantomin dan nyanyian tentang anti korupsi. Pesan mereka sama, dengan Idealisme yang sama, yakni untuk memberantas koruptor di negeri ini dengan mempermalukan Para Koruptor.


Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Online Support (Chat)

Gerbang News

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Instagram, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat

Berita Apa Yang Anda Sukai?
  Korupsi
  Kriminal

Komentar Terakhir

  • Harga Speaker Aktif Simbadda

    Harga Speaker Aktif Simbadda ...

    View Article
  • Harga Speaker Murah Bass Mantap

    Harga Speaker Murah Bass Mantap ...

    View Article
  • Harga Speaker Aktif Niko Slank

    Harga Speaker Aktif Niko Slank ...

    View Article
  • Harga Speaker ACR 15

    Harga Speaker ACR 15 ...

    View Article