Pramugari Batik Air Line Dilaporkan Ke Bareskrim Mabes Polri

By Team Gerbang 24 Nov 2017, 09:34:41 WIBMabes Polri

Pramugari Batik Air Line Dilaporkan Ke Bareskrim Mabes Polri

Jakarta - Gerbangnews.com

Pramugari Cantik Maskapai Penerbangan Batik Airline akhirnya dilaporkan Syamsudin (korban) ke Bareskrim Mabes Polri, Kamis (23/11/2017).

Pelapor yang didampingi kuasa hukumnya, Surya Darma Simbolon, SH dan Franky Simbolon, SH mendatangi Bareskrim Mabes Polri terkait memalsukan KTP dan memeras pengusaha Balai Lelang Property.

Pelaporan itu dilayangkan setelah korban mendapati keterangan dari pihak Batik Airline pada kamis, 23 November 2017 siang, Menar selaku HRD Batik Airline mengakui Anis Priliyanti benar adanya karayawan maskapainya sebagai Pramugari aktif sejak enam (6) Bulan lalu.

Didepan penyidik Bareskrim, Aiptu Moch Bachlodin, Pelapor menjelaskan terkait Tipu Daya dari seorang AP. Hingga Laporan diterima dengan Nomor LP : 878/XI/2017/BARESKRIM.

Syamsudin menjelaskan didepan awak media saat menggelar Konferensi Pers di Taman Ismail Marjuki (TIM) Jakarta, Bahwa Anis Priliyanti (AP) diawal perkenalannya memakai nama Yasminda dan mengaku berusia 36 tahun. Hal itu diperkuat dengan bukti KTP Yasminda yang dikirim via WhatsApp dari Pelaku ke Korban.

Modus operandi AP tidak hanya sampai disituh, AP juga mengaku cucu dari Prof. Dr. H. Moeslim Taher seorang mantan DPA. Modus AP tidak hanya sampai disitu juga, Ia membuat Skenario kalau dirinya sudah menikah dan memiliki satu orang anak perempuan.

“ Pengakuan Anis Priliyanti (AP) sekitar Tahun 2014 – 2015 sebelumnya adalah Yasminda dan mengaku cucu dari seorang pria terkenal Moeslim Taher, Pengakuannya terkesan membius dan AP juga mengaku sering sakit - sakitan bahkan telah divonis 4 bulan lagi hidupnya, ” Jelas Syamsudin.

Berdasarkan perkara yang diungkap, Surya Darma Simbolon, SH selaku kuasa hukum pelapor menerangkan, Kasus ini sudah dibawa ke Proses Hukum dan akan dilakukan upaya - upaya penyelesaian hukum.

“ Biar pihak kepolisian yang menentukan penegakan hukum dalam Kasus ini, Tadi dalam Laporan Kepolisian, AP dijerat pasal 372 dan 378 KUHP, ” Ucap Surya.

Kata ia, Permasalahan Kasus ini bukan hanya merugikan kliennya dalam sisi Materi, Tetapi Imateriil. “ Kerugian yang dialami klien saya sangat jelas menusuk Privasi dan menghancurkan reputasinya sebagai Direktur Balai Lelang Property, Bahkan hampir saja rumah tangga klien kami berantakan, ” Papar Surya.

Diakui Surya, Bukti - Bukti Transferan dari Syamsudin (kliennya) keatas nama Yasminda alias Anis Priliyanti dengan berbeda - beda nama dan telah dijadikan Alat Bukti SAH, Tercatat lebih dari 118 juta rupiah.

Sambung Surya, Terakhir komunikasi kliennya dengan Terlapor pada senin kemarin (20/11/2016) dan Terlapor mengatakan bahwa tindakannya itu jangan dilaporkan ke Polisi, Bisa diselesaikan dengan jalur kekeluargaan. " Semua kita kembalikan pada itikad baik AP sebagai Terlapor dengan melalui ketentuan - ketentuan hukum yang berlaku di Indonesia, " Tutup Surya. ( Team/Syam )

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Online Support (Chat)

Gerbang News

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Instagram, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat

Berita Apa Yang Anda Sukai?
  Korupsi
  Kriminal

Komentar Terakhir

  • Sekolah Internasional di Bandung

    Beberapa alumni salah satu sekolah internasional di Bandung, tempat saja mengajar juga ...

    View Article
  • Sekolah Internasional di Bandung

    Beberapa alumni salah satu sekolah internasional di Bandung, tempat saja mengajar juga ...

    View Article
  • Singapore Curriculum

    Ternyata ada banyak permasalahan yang dihadapi oleh sekolah di Indonesia, terutama ...

    View Article
  • see more

    If you are a first time blogger, finding the site that will best suit your needs ...

    View Article