Menperin : Setelah Libur Lebaran, Industri Manufaktur Kejar Produksi

By Team Gerbang 21 Jun 2018, 00:01:19 WIBKEMENPERIN

Menperin : Setelah Libur Lebaran, Industri Manufaktur Kejar Produksi

Jakarta - Gerbangnews.com

Industri manufaktur diyakini akan meningkatkan kembali produktivitasnya setelah masa libur panjang Lebaran tahun ini. Lonjakan kinerja tersebut bakal mengerek pertumbuhan positif pada kuartal III/2018 atau lebih tinggi dibanding periode sebelumnya.

“ Kemarin kan sempat transportasi barang dibatasi, Ditambah pula dengan adanya liburan yang cukup lama dari biasanya. Tetapi ini bisa dikejar pada kuartal III nanti, ” Kata Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto di Jakarta, Selasa (19/06/2018).

Menperin meyakini adanya momentum pemilihan kepala daerah (pilkada) yang berlangsung tahun ini di berbagai wilayah di Indonesia, Berdampak positif terhadap produksi sejumlah industri manufaktur. “ Apalagi nanti juga ada Pemilu, Tentu demand produknya lebih banyak lagi, ” Ujarnya.

Airlangga pun menyebutkan, Beberapa sektor manufaktur yang berpeluang tumbuh gemilang karena mendulang permintaan domestik yang tinggi selama bulan Ramadan dan pilkada tersebut, Antara lain industri makanan dan minuman, industri tekstil dan produk tekstil, serta industri alas kaki. “ Bahkan, Industri printing juga akan meningkat, ” Ungkapnya.

Berdasarkan data BPS, Pada kuartal I tahun 2018, Industri manufaktur nasional skala besar dan sedang di dalam negeri mengalami peningkatan produksi sebesar 0,88 persen. Lebih tinggi dibanding kuartal IV/2017 (quarter to quarter/q-to-q) dan tumbuh 5,01 persen dari kuartal I-2017 (year on year/y-on-y).

Selanjutnya, Industri pengolahan nonmigas tumbuh sebesar 5,03 persen di kuartal I/2018, Meningkat dibanding periode yang sama tahun 2017 sekitar 4,80 persen. Sektor yang mengalami pertumbuhan tertinggi adalah industri mesin dan perlengkapan sebesar 14,98 persen.

Kinerja cemerlang juga diikuti industri makanan dan minuman yang menempati angka pertumbuhan hingga 12,70 persen, Kemudian industri logam dasar 9,94 persen, Industri tekstil dan pakaian jadi 7,53 persen, serta industri alat angkutan 6,33 persen.

Berdasarkan indeks manajer pembelian (purchasing manager index/PMI) Indonesia yang dirilis oleh Nikkei dan Markit, Pergerakan industri manufaktur nasional semakin ekspansif lantaran didorong permintaan baru yang mengalami pertumbuhan paling cepat sejak Juli 2014.

Di samping itu, Produksi manufaktur dalam negeri terus menunjukkan kenaikan selama empat bulan terakhir dan menjadi periode perluasan usaha yang terpanjang sejak lima tahun silam. Capaian ini terlihat dari PMI Indonesia pada Mei 2018 yang menyentuh di level tertinggi dalam 23 bulan, Yakni sebesar 51,7 atau naik dari bulan sebelumnya 51,6.

Menperin menegaskan, Selama ini pihaknya fokus menjalankan program hilirisasi industri yang konsisten memberikan efek berantai terhadap perekonomian nasional. Dampak positif itu antara lain peningkatan pada nilai tambah bahan baku dalam negeri, penyerapan tenaga kerja lokal, dan penerimaan devisa dari ekspor.

“ Kami juga aktif mendorong peningkatan nilai investasi dan ekspor, Terutama di sektor manufaktur, ” Ujarnya. Upaya ini diyakini mampu memacu pertumbuhan ekonomi nasional serta dapat menciptakan pemerataan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.

Sementara itu, Sekjen Kemenperin Haris Munandar menyampaikan, Pembatasan transportasi pada tanggal tertentu akan mempengaruhi aktivitas ekspor industri manufaktur. “ Memang kalau libur panjang, Pasokan untuk ekspornya bisa terlambat, ” Tuturnya.

Kendati demikian, Haris optimistis, Setiap industri memiliki strategi sendiri untuk mengatasi pemenuhan produk dalam negeri maupun ekspor. “ Pasti mereka punya cara untuk mengantisipasi ini, ” Imbuhnya.

Pada kuartal I/2018, Industri manufaktur mencatatkan nilai ekspor sebesar USD32 miliar atau naik 4,5 persen dibanding capaian pada periode yang sama tahun lalu di angka USD30,6 miliar. ( Biro Hubungan Masyarakat Kementerian Perindustrian/Syam )

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Write a comment

Ada 1 Komentar untuk Berita Ini

  1. atap dingin 21 Jun 2018, 13:57:36 WIB

    betul nih saat nya produksi berjalan lagi. di sekitar saya bahkan banyak pabrik atap upvc atau atap sejuk yang sudah mulai produksi sebelum liburan selesai malah.

View all comments

Write a comment

Online Support (Chat)

Gerbang News

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Instagram, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat

Berita Apa Yang Anda Sukai?
  Korupsi
  Kriminal

Komentar Terakhir

  • unloleLiailla

    free online casino slots <a href="https://onlinecasinokle.com/">online ...

    View Article
  • DennisGet

    [url=http://banki23.ru/forum/index.php?showuser=2181254]ey eadorepretty.com[/url] ...

    View Article
  • Altonfes

    [url=http://nazaninmousavi.com/index.php?subaction=userinf ...

    View Article
  • Robertlah

    [url=http://poster.berdyansk.net/user/keytintcartpas1975/] maturesexcraft.com[/url] ...

    View Article