Ketua Umum AKRINDO Geram Dengan Sikap Arogansi Kadis Petekop Sembari Hina Profesi Jurnalis

By Team Gerbang 18 Okt 2017, 02:13:13 WIBAkrindo

Ketua Umum AKRINDO Geram Dengan Sikap Arogansi Kadis Petekop Sembari Hina Profesi Jurnalis

Kabupaten Nias Barat - Gerbangnews.com

Diskriminasi dan Pembredelan Profesi Jurnalistik akhir - akhir ini kerap terjadi menimpa Wartawan yang sedang Liputan, Kali ini tindakan Aksi Arogansi dilakukan oleh Kadis Petekop Nias Barat Yaredi Gulo Arogan beserta Staff nya terhadap Wartawan media online suararepublik.news yang saat itu hendak konfirmasi terkait Pengelolaan Anggaran Pemerintah.

Berawal dari dugaan terjadinya Sunatan Anggaran sebagaimana informasi dari salah seorang peserta yang tidak mau disebut namanya, Bahwa Uang Trasportasi yang mereka terima selama 3 hari hanya Rp. 225.000/orang. Sedangkan menurut Kabit Petekop Asaria Harefa menjelaskan, Jika Anggaran untuk penyelenggaraan yang dimulai sejak tanggal 11 sampai dengan 13 Oktober 2017 itu sebesar Rp.138 juta yang bersumber dari Kementrian.

Pantauan awak media Suararepublik.news saat Penyelenggaraan, Jumlah Peserta dalam pelaksanaan kegiatan itu berdasarkan Daftar Hadir sebanyak 45 orang yang terdiri dari Wirausaha Kelas Menengah dan Kebawah. Namun, Anggaran yang dihabiskan pada pelaksanaan kegiatan tersebut terkesan pihak Kepala Dinas Petekop tidak Transparan soal Rincian Penggunaan Anggaran dimaksud.

Anehnya lagi, Saat awak media konfirmasi kepada Yaredi Gulo terkait besaran Komponen Anggaran yang 138 Juta, Kadis Petekop tiba - tiba langsung naik pitam dengan gelagak Preman memukul meja dengan keras dan mundar – mandir sekitar teras pintu ruangan Gedung Pertemuan sambil berulang – ulang mengatakan " Rincian Anggaran itu tidak ada Hakmu. Berapa besarnya, Berapa Uangnya tidak ada Hak saudara. KTA nggak laku, Bisa aja ada kartu wartawan sini lo, ” sembari meminta Surat Tugas dan Identitas awak media.

Menanggapi kejadian itu, Ketua Umum Assosiasi Kabar Online Indonesia (AKRINDO) Drs. Maripin Munthe sangat Geram. Sebagai tempat pelayanan publik, Kepala Dinas Petekop wajib memberikan informasi yang dibutuhkan oleh Wartawan sebagai bahan pemberitaan. " Ini sudah termasuk Pembredelan terhadap Jurnalistik, " Cetus Drs. Maripin Munthe.

Drs. Maripin Munthe menambahkan, " Keterbukaan Informasi Publik sudah diatur dalam Undang - Undang Nomor 14 Tahun 2008. Menurut Pasal 3
Undang - Undang ini bertujuan untuk;
a) Menjamin Hak Warga Negara untuk mengetahui
rencana pembuatan kebijakan publik, Program
kebijakan publik, dan Proses pengambilan keputusan
publik, serta Alasan pengambilan suatu keputusan
publik.
b) Mendorong partisipasi masyarakat dalam proses
pengambilan kebijakan publik.
c) Meningkatkan peran aktif masyarakat dalam
pengambilan kebijakan publik dan pengelolaan Badan
Publik yang baik.
d) Mewujudkan Penyelenggaraan Negara yang baik, yaitu
yang Transparan, Efektif dan Efisien, Akuntabel serta
dapat dipertanggungjawabkan.
e) Mengetahui alasan kebijakan publik yang
mempengaruhi hajat hidup orang banyak.
f) Mengembangkan ilmu pengetahuan dan mencerdaskan
kehidupan bangsa; dan/atau.
g) Meningkatkan pengelolaan dan pelayanan informasi di
lingkungan Badan Publik untuk menghasilkan layanan
informasi yang berkualitas, " Tutup Ketua Umum AKRINDO. ( Tonaso Zega/Syam )

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Online Support (Chat)

Gerbang News

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Instagram, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat

Berita Apa Yang Anda Sukai?
  Korupsi
  Kriminal

Komentar Terakhir

  • Harga Speaker Aktif Simbadda

    Harga Speaker Aktif Simbadda ...

    View Article
  • Harga Speaker Murah Bass Mantap

    Harga Speaker Murah Bass Mantap ...

    View Article
  • Harga Speaker Aktif Niko Slank

    Harga Speaker Aktif Niko Slank ...

    View Article
  • Harga Speaker ACR 15

    Harga Speaker ACR 15 ...

    View Article