Ijin Kesehatan Dari Luar, Plt Kepala TNGP Diduga Undang Praktek PUNGLI

By Team Gerbang 11 Nov 2017, 09:26:24 WIBPemerintah

Ijin Kesehatan Dari Luar, Plt Kepala TNGP Diduga Undang Praktek PUNGLI

Jakarta - Gerbangnews.com

Para Pendaki Gunung Gede Pangrango selain mengeluhkan Penutupan Klinik Edelweis di Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (BBTNGGP) juga diduga Plt Kepala Balai TNGP mengundang Pungli dan Praktek Percaloan Kesehatan dalam melakukan Perijinan Pendakian yang disebut Simaksi.

Ketua Umum Pencinta Alam dan Panjat Tebing Indonesia (Perppaguti), Ade Subardan mengatakan, Dengan adanya Surat Edaran untuk Keterangan Sehat sebagai salah satu dokumen persyaratan izin pendakian Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP) dari Rumah Sakit dan sejenisnya, Merupakan ketidak konsistenan pengelola.

" Mengapa saya katakan tidak Konsisten, Karena Ijin Kesehatan yang dibuat bisa aja akal - akalan Para Pendaki dengan menscann ijinnya milik orang lain dan mengatasnamakan Rumah Sakit atau Klinik tertentu dan hal ini siapa yang akan beratanggung jawab, " Ungkapnya dengan penuh tanya kepada wartawan di Jakarta, Sabtu (11/11/2017).

Menurut Ade, Seharusnya Plt Kepala Balai TNGP yang baru membuat Terobosan, Bukan menghancurkan tatanan yang sudah ada. Seperti halnya Klinik Edelwais yang sudah berjalan sebenarnya sudah Bagus, Tinggal dilanjutkan pengelolaanya dan penambahan Dokter untuk menguatkan segala kebutuhan Para Pendaki dan Pengunjung TNGP.

" Karena dengan Klinik dan Dokter yang ada, Jelas pertanggung jawabannya dan memudahkan Pendaki dapat mengurus surat keterangan kesehatan dengan cermat. Karena hal itu juga telah dibuat Peraturan yang tertuang dalam Surat Edaran SE.860/BBTNGGP/Kabidtek/Tek. P2/07. 2017 yang diterbitkan tanggal 6 Juli 2017, " Jelasnya.

Tapi menurutnya, Bila Ijin Kesehatan dibuat di luar, Justru akan merugikan Para Pendaki dan ujung - ujungnya berlarut - larut dalam Birokrasi dengan berbagai alasan tertentu. Sehingga membuat Pendaki Resah, Karena secara dokumentasi kesehatan tidak memenuhi persyaratan dan dikhawatirkan akan memunculkan Para Pelaku Pungutan Liar. Padahal hal itu bisa menjeratnya dengan pasal KUHP. " Pelaku Pungli juga bisa dijerat dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi dan Praktik Pungutan Liar juga bisa dijerat dengan Pasal 368 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal sembilan (9) Bulan, " Ujarnya.

Jika Pelaku merupakan Pegawai Negeri Sipil, Akan dijerat dengan Pasal 423 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal enam (6) Tahun. Namun, Ada ketentuan pidana yang ancaman hukumannya lebih besar dari itu, yakni Pasal 12 e UU Tipikor.

" Pungli itu bisa kita katakan sebagai Korupsi, Ada Pasal 12 e dengan ancaman hukuman penjara minimal empat (4) Tahun dan maksimal 20 Tahun. Pasal - Pasal ini bisa dikenakan bila nanti para pihak TNGP melakukan Pungutan Liar dengan alasan kesehatan, " Bebernya.

Bahkan kata Ade, Jika Praktik Pungutan Liar itu terjadi, Maka perkara itu akan ditangani Polisi. Tapi jika Praktik itu mengandung unsur Korupsi, Kejaksaan dapat ikut menyelidiki sekaligus menyelidikinya. " Ini harus kita awasi dan memastikan, Tim "Saber Pungli" alias Sapu Bersih Pungutan Liar harus mengoptimalkan Penyelidikan dan Penyidikan Praktik Pungli di kawasan TNGP dan bukan kesehatan saja, Bisa saja merembet pada masalah lainnya, " Kata Ade.

Untuk itu, Pihaknya akan terus mengawasi guna memberikan Efek Jera agar Praktik semacam itu, Khususnya di sektor Pelayanan Publik tidak terjadi dan itu merupakan salah satu bagian Kebijakan Pemerintah dalam melaksanakan Reformasi di bidang hukum yang harus kita junjung tinggi.

" Maka dari itu, Sudah buka saja kembali Klinik Edelwais dan Jujur saya katakan, Dengan adanya Klinik di lingkungan TNGP sangat membantu Pendaki. Begitu juga dengan masyarakat sekitar, Paling tidak bisa meminimalisir berbagai Kecelakaan dalam pendakian serta menghindari Praktek Manipulasi dan Dokumentasi Kesehatan. Sebab Klinik itu dekat dan cepat tanggap, " Pungkasnya. ( Syam/Redaksi )

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Online Support (Chat)

Gerbang News

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Instagram, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat

Berita Apa Yang Anda Sukai?
  Korupsi
  Kriminal

Komentar Terakhir

  • Alim Bara

    Prabowo dan Gerindra harus segera membuat gerakan dan sikap tegas atas penghianatan ...

    View Article
  • SAEPUDIN,SH

    Mantap...!! ...

    View Article
  • free custom assignments online

    This is a very informative article. I am also agree with your post title and your ...

    View Article
  • Jakarta Sewa Mobil

    Memang nih, debt collector kebanyakan ya memang preman-preman semua. Untung aku gak ...

    View Article