BNN Dan PPATK Berhasil Bongkar Money Changer Fiktif Aliran Dana Bandar Narkotika Jaringan Lapas

By Team Gerbang 02 Agu 2018, 13:51:17 WIBBNNP

BNN Dan PPATK Berhasil Bongkar Money Changer Fiktif Aliran Dana Bandar Narkotika Jaringan Lapas

Surabaya - Gerbangnews.com

Guna menghentikan peredaran narkotika di Indonesia, segala macam cara telah dilakukan oleh Badan Narkotika Nasional (BNN). Salah satunya, BNN bekerjasama dengan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) dengan mengungkap kasus Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) narkotika.

Kepala BNN Pusat, Komisaris Jenderal (Komjen) Pol Drs. Heru Winarko, S.H., saat Konferensi Pers pengungkapan Kasus TPPU Narkotika pada hari Selasa (31/7/2018) siang menjelaskan, sangat perlunya kerjasama antara BNN dengan PPATK guna memiskinkan para bandar narkotika.

" Dengan dilacak dan disita kekayaannya, otomatis para bandar akan menjadi miskin dan tidak dapat melakukan aktivitas jual beli narkotika lagi," Ujarnya.

Masih kata Kepala BNN Pusat, dari hasil ungkap kasus kali ini, BNN dan PPATK menetapkan 5 orang sebagai tersangka yakni, AW alias KW, Army Roza alias Bobi (seorang narapidana kasus Narkotik di lapas Tanggerang), Ali Akbar Sarlak (Warga Negara Iran, Narapidana Kasus Narkotika di Lapas Tanggerang), TTA alias SE dan LB.

"Dari hasil Ungkap kasus Tindak Pidana Pencucian Uang Narkotika yang melibatkan jaringan lapas ini, kami berhasil menyita semua aset dengan total mencapai Rp.24.000.000.000 (Dua Puluh Empat Milyar Rupiah)," Jelasnya.

Adapun Kronologisnya yakni, setelah para petugas melakukan penangkapan terhadap tersangka Juvictor Indraguna alias Viktor Indraguna dengan barang bukti berupa sabu seberat 8,3 Kilo gram pada 4 Maret 2017 lalu, Direktorat TPPU BNN beserta PPATK melakukan pendalaman serta penyelidikan terhadap kasus tersebut.

" Setelah sekian lama melakukan penyelidikan, petugas berhasil mengungkap transaksi aliran dana yang kami duga berasal dari hasil bisnis narkotika tersebut," Katanya.

Adapun modus operandi pencucian uang yang di lakukan para tersangka yakni, lanjutnya, untuk mengelabui petugas supaya dapat melakukan pencucian uang narkotika, para tersangka mendirikan usaha Money Changer dan perusahaan yang bergerak di bidang emas dan tembaga fiktif untuk memudahkan transaksi keuangan antara tersangka.

" Seperti yang dilakukan oleh tersangka TTA alias SE, tersangka ini membuat identitas palsu dari TTA menjadi SE untuk membuka rekening di salah satu bank yang di gunakan oleh kekasihnya yaitu Ali Akbar Sarlak yang berada di lapas Tanggerang, dengan tujuan supaya dapat melakukan transaksi perputaran uang hasil bisnis narkotikanya," Terangnya.

Atas perbuatannya para tersangka terancam dengan Pasal 3, 4 dan 5 ayat (1) Jo Pasal 10 UU No.8 tahun 2010 tentang pencegahan dan pemberantasan tindak pidana pencucian uang, dengan ancaman hukuman maksimal pidana penjara selama 20 tahun penjara dan denda Maksimal Rp.10 Milyar Rupiah. ( Basori )

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Online Support (Chat)

Gerbang News

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Instagram, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat

Berita Apa Yang Anda Sukai?
  Korupsi
  Kriminal

Komentar Terakhir

  • gevyaugmere

    cannabidiol <a href="https://cbd-oil-sale2019.com/">cbd vape</a> cbd ...

    View Article
  • ArgurbClulp

    hemp cbd oil <a href="https://cbdonline2019.com/">cbd oil stores near ...

    View Article
  • taingub

    cbd hemp oil <a href="https://cbdoilstore.icu/">cbd distillery</a> ...

    View Article
  • ApedOrdetry

    where to buy cbd oil near me <a href="https://cbdoilstore.ooo/">buy cbd ...

    View Article