Adik Kelas Tega Dianiaya Akibat Pose Foto Dianggap Merusak Nama Baik Sekolah

By Team Gerbang 05 Okt 2017, 18:43:52 WIBPendidikan

Adik Kelas Tega Dianiaya Akibat Pose Foto Dianggap Merusak Nama Baik Sekolah

Kota Serang – Gerbangnews.com

Berawal dari jepretan camera handphone, Seorang Kakak Kelas diduga Tega menganiaya Adik Kelasnya yang berinisial MRF (12 tahun) Siswa Sekolah Menegah Pertama (SMP) Negeri 15 Kota Serang dengan cara menendang bokong berulangkali pada senin 2 Oktober 2017 lantaran pose yang terdapat dalam photo dianggap bisa merusak Nama Baik Sekolah.

Adapun peristiwa itu terjadi, Ketika Korban dan 10 orang temannya mencuri memoto Korban tanpa sepengetahuannya. Saat itu tangan Korban berada dipundak salah seorang wanita yang merupakan rekan sekelasnya dengan niat Becanda, Lalu photo tersebut disebarluaskan kepada teman Korban hingga sampai ke Guru.

MRF saat dikonfirmasi mengatakan, Keesokan harinya 03 Oktober 2017 usai photo itu tersebar, Dirinya dipanggil keruang Osis, Lalu Kakak Kelasnya bertanya apa maksud dan tujuan melakukan hal tersebut. " Apa gak malu tah, Itu bisa mencemarkan Nama Baik Sekolah, " Terang MRF sambil menirukan apa yang dikatakan Kakak Kelasnya.

Setelah itu, MRF dipanggil keruang Guru dengan diantar oleh 11 teman kelasnya sambil Menagis, Karena tak tahan dengan rasa sakit usai ditendangi oleh Kakak Kelasnya. Mengetahui hal itu, Julaeha dan Itoh seorang Guru memangil Pelaku berinisial N dan mengatakan jangan main Hakim Sendiri, lantas N diperintahkan untuk meminta maaf.

Setelah Pelaku dipanggil oleh Guru, Di jam istirahat MRF distroni sambil berbicara "Orang Tua Gue Dipanggil Lo Yang Gue Habisin, " Ancam N beserta teman - temannya terlihat dengan kepalan tangan seakan ingin memukul.

Tak terima, Kakak MRF didampingi sang Paman Sofiyan mendatangi pihak Sekolah. Kemudian membawa MRF ke Rumah Sakit untuk melakukan Visum, Lalu kembali ke Sekolah untuk meminta pertangungjawaban terkait dugaan Penganiayaan terhadap MRF. " Pada Selasa 3 Oktober 2017 ibu MRF melaporkan kepihak Kepolisian Resorta Kota Serang, Akan tetapi tidak diberikan Tanda Bukti Laporan oleh Anggota Polres Kota Serang dengan alasan menyuruh upaya damai. Setelah Pelaporan, Anggota Polisi ikut hadir di SMPN 15 Kota Serang untuk melakukan Musyawarah dan kesimpulannya jika dalam satu minggu tidak ada Musyawarah Mufakat antara kedua belah pihak, Maka Laporan dari pihak Korban diterima, " Terang Sofiyan.

Sementara itu, Aktivis Senior di Banten Hanafi Habib yang juga Kerabat Korban mengecam keras atas terjadinya peristiwa dugaan Penganiayaan ini, Dugaan main hakim sendiri apalagi di Lingkungan Sekolah. " Saya telah melakukan konfirmasi ke pihak Sekolah, Namun diduga pihak Sekolah seperti membela Pelaku Penganiayaan, " Ucap Hanafi, Rabu (4/10/2017).

Hanafi juga meminta agar Aparat Hukum dapat menindak tegas dugaan Penganiayaan terhadap MRF selaku Korban tanpa pandang bulu, dan meminta kepada Jajaran Pemintahan Kota Serang khususnya Dinas Pendidikan dan Walikota Serang agar tanggap akan hal ini. " Supaya dikemudian hari tidak ada lagi Korban dari tindakan main hakim sendiri yang merugikan pihak Korban, " Pungkas Hanafi.

Kepala Sekolah SMPN 15 Kota Serang saat dikonfirmasi awak media melalui telepon seluler dan SMS dua kali pada Kamis 05 Oktober 2017 tidak ada jawaban, Bersambung. ( Syam/Team )

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Online Support (Chat)

Gerbang News

Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Instagram, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat

Berita Apa Yang Anda Sukai?
  Korupsi
  Kriminal

Komentar Terakhir

  • firmanhusain

    hoak ...

    View Article
  • APH SEK RBP

    Kalau polisi sdh kerja sesuai dengan prosedur itu dan masih membutuhkan keterangan ...

    View Article
  • Best essay writing service

    Thankful such an awesome sum for sharing this glorious information! I am envisioning ...

    View Article
  • waste water treatment indonesia

    Wah parah juga nih kalau semisalnya membuang limbah semabrangan karena bisa mencemari ...

    View Article